Trip Liburan Mei Day 1: Jalan-Jalan ke Langkawi
Day 1
Sepanjang perjalanan banyak bejejer toko-toko duty free atau bebas cukai, pulau Langkawi ini memang terkenal juga dengan pulau bebas cukai dan banyak toko-toko yang menjual barang-barang impor dengan harga murah, seperti coklat, parfum, dan yang paling di cari emak2 yaitu barang pecah belah dan peralatan dapur.
Jangan lupa juga singgah di toko Al-Ikhsan kalau mau cari sport wear (kalo di indonesia mungkin seperti Sport Station), beberapa sih ada yang murah-murah, tapi banyak juga yang tetap mahal, ya pandai-pandai membeli dan bisa bandingin harga di indonesia aja, hehe..
Sampai di Jetty Point Complex, area jetty point ini sangat luas ternyata, didalam ada pusat perbelanjaan, foodcourt, dan pelabuhan pusat semua kapal yang datang maupun pergi menuju daratan malaysia ataupun menuju thailand. Pantas saja disini sangat ramai. Sebelum cari tiket untuk snorkling besok, kami makan dulu di area foodcourt nya, lumayan enak juga makanannya.

Di Area ini banyak berjejer travel yang menawarkan paket snorkling, island hopping, mangrove tour, dan lainnya. Karena waktu yang pas pasan, jadi kami sepakat cari paket untuk snorkling full day ke pulau payar saja. Setelah bertanya ke beberapa travel rata-rata memberikan harga yang sama yaitu 130RM/org, lumayan mahal dan over budget yang direncanakan. Akhirnya ada juga yang kasih diskon, 120RM/org, yaa walaupun agak mahal akhirnya kami ambil saja karena kebetulan sudah sore dan batas pembelian hanya sampai jam 6 sore. Untuk Island Hopping Half day harganya jauh lebih murah 35RM saja, bakal diajak keliling ke pulau-pulau sekitar pulau utama langkawi, dan dibawa ke danau pulau dayang bunting, tapi sayang gak ada spot untuk snorkling nya. Jadi nya kami ambil paket snorkling ke pulau payar saja.
Tiket snorkling besok pagi sudah ditangan, tiket sudah termasuk biaya jemput dan antar dari hotel ke jetty point, ferry ke pulau payar, alat snorkling dan pelampung, dan makan siang.
Tujuan selanjutnya yaitu Dataran Lang, hanya jarak beberapa meter dari jetty point. Disepanjang jalan banyak spot rekreasi di komplek jetty ini.

Sampai juga di Dataran Lang atau Eagle Square, tempat patung Elang raksasa sebagai ikonnya pulau Langkawi. Disini juga ada balon helium yang bisa kita naiki untuk melihat pemandangan kota Kuah dari udara.

Ini dia elang ikonnya kota Langkawi. Belum sah rasanya ke Langkawi tanpa berfoto dengan si elang ini. Dan ternyata ramai sekali orang yang ngantre pengen foto disini.
Setelah puas kelilling, waktunya cari makan. Kami pun coba makan di Tomato Nasi Kandar, yang letaknya sebelum masuk area cenang. Rasa nya sih kurang kalo menurut ku, nasi nya dingin, dan harganya agak mahal untuk nasi kandar, tapi mungkin karena sudah lapar berat ya tetap abis tak bersisa juga makanannya, hahaha.
Pagi buta sudah harus bangun dan siap-siap, tidak mau ketinggalan kereta railink menuju bandara Kualanamu Medan. Walaupun mata masih ngantuk, namanya liburan harus tetap melek :D
Penerbangan kali ini cukup pagi, boarding 7.25 menuju Kuala Lumpur. Sampai di bandara, setelah selesai urusan cek in dan imigrasi, masih ada waktu cukup di ruang tunggu untuk istirahat. Sekitar setengah jam, penumpang pun dipanggil untuk memasuki pesawat. Akhirnya, Yeah holiday!
Akhirnya sampai di KLIA2. Baru pertama kali mendarat di bandara ini, yang sebelumnya di bandara LCCT. Bandara nya jauh lebih bagus dan lebih besar daripada yang sebelumnya.
Lumayan menguras tenaga jalan kaki sambil bawa koper menuju bagian imigrasi karena kebetulan kami dapat gate paling ujung.
Untungnya untuk urusan imigrasinya lebih lega, gak seperti di LCCT dulu yang penuh sesak dengan antiran ular yang panjang.
Setelah urusan imigrasi selesai, waktunya cari makan dulu. Jalan gampang nya ya KFC, hahaha
Sehabis makan, kita pun segera menuju keberangkatan domestik, cek in untuk penerbangan selanjutnya ke Langkawi. Sekitar pukul 1 siang waktu malaysia, kita pun berangkat menuju Langkawi dengan durasi kira-kira 1 jam perjalanan. aah, sudah gak sabar pengen cepat sampai di Langkawi!
Setelah sejam di udara, pesawat pun siap-siap mendarat. Dari jendela sudah mulai terlihat lautan dan pulau-pulau kecil disekitar langkawi. Akhirnyaaa!!
Akhirnya sampai juga di Langkawi International Airport (LGK). Bandara dengan atap tradisional setempat, tetapi untuk bagian dalam nya lebih modern. Cukup rapi dan nyaman.
Didalam bandara langsung disuguhi dengan jejeran stand travel dan car rent. Karena di Langkawi memang tidak ada kenderaan umum selain taxi, jadi kami memutuskan untuk sewa mobil saja, daripada sewa motor, lebih menguntungkan sewa mobil karena harganya tidak jauh beda, dan juga karena pertimbangan barang bawaan jadi sewa mobil saja.
Kami pun iseng bertanya ke stand paling ujung, Car Rental Aris namanya. Awalnya dia menawarkan honda vios dengan harga 150RM/hari, mahaal.. Langsung deh kita mau pindah tanya ke stand lain, akhirnya dia mulai kasi tawaran murah. Setelah tawar menawar akhir nya dia beri harga murah, mobil VIVA dengan harga 120RM (kurs saat itu Rp.3650/RM) sampai kami pulang dari langkawi. Waaaah! langsung DEAL!
Jadi kami sewa mobil mulai dari tanggal 12 Mei siang dan dikembalikan lagi tanggal 14 Mei malam sebelum pesawat boarding.
Lumayan hemat lah, jadi tidak perlu lagi biaya taksi dari bandara menuju hotel. Syarat penyewaan hanya perlu SIM A (SIM indonesia berlaku disini) dan deposit 50RM sebagai jaminan.
Kita tinggal tunggu mobilnya diantar ke area drop off bandara, tapi sebelumnya jangan lupa ambil tourism map langkawi dulu, biar jangan kesasar, hehe.
Mobil nya pun tiba, dan wah si putih mungil, sepertinya pas untuk kita berempat, bagasi nya juga masih muat lah untuk barang-barang kita. Cukup puas lah :D
Agak diluar rencana sih, awalnya mau sewa mobil untuk hari terakhir saja untuk penghematan budget, tapi ternyata dapat harga murah untuk 3 hari :D
Keluar dari area bandara kita pun langsung cari pom bensin, agak sedikit kesusahan sih awalnya, akhirnya tanya sama warga setempat saja.
Awalnya kami isi bensin seharga 20RM saja. Kebetulan mungkin mobilnya irit, dihari terakhir kami hanya isi 10RM lagi, sampai pengembalian mobil masih sisa 1 bar lagi. Cukup isi bensin 30RM saja sudah bisa puas keliling pulau selama 3 hari. Pada saat itu harga bensin disana 1,9RM/liter nya atau sekitar Rp.6935/ liter nya, ya lebih murah daripada di indonesia.
Selesai isi bensin, kami pun menuju hotel yang sudah di booking dari medan. Hotel De Baron Resort di daerah Kuah Town (ibukota Langkawi), lumayan jauh jaraknya dari bandara. Hanya dengan modal GPS handphone dan tourism map dari bandara sudah cukup untuk menjelajahi pulau Langkawi, karena jalanan disini gampang diingat dan gak rumit.
Sampai di Kuah Town, kota nya sangat rapi tertib, tertata, dan modern. Banyak bangunan hotel berlantai tinggi dimana mana.
Dan akhirnya ketemu juga De Baron Resort. Posisinya strategis, dekat dengan komplek shopping center dan hotel nya langsung berhadapan ke arah laut, dengan pemandangan kapal yacht yang berkeliaran disekitarnya, best lah!
Awalnya kamar yang kami booking kamar dengan 2 double bed. tapi rupanya kami diberi kamar yang lumayan besar dengan 3 double bed, waah bisa nampung satu keluarga nih, haha.. tapi sayangnya no breakfast.
Setelah selesai istirahat dan beres-beres, kami pun mulai menjelajah. Tujuan pertama menuju Jetty Point yang tidak jauh dari hotel, untuk cari tiket snorkling untuk besok pagi.
![]() |
| Tiba di KLIA2 |
Akhirnya sampai di KLIA2. Baru pertama kali mendarat di bandara ini, yang sebelumnya di bandara LCCT. Bandara nya jauh lebih bagus dan lebih besar daripada yang sebelumnya.
Lumayan menguras tenaga jalan kaki sambil bawa koper menuju bagian imigrasi karena kebetulan kami dapat gate paling ujung.
Untungnya untuk urusan imigrasinya lebih lega, gak seperti di LCCT dulu yang penuh sesak dengan antiran ular yang panjang.
Setelah urusan imigrasi selesai, waktunya cari makan dulu. Jalan gampang nya ya KFC, hahaha
![]() |
| Ruang Tunggu Domestik KLIA2 |
Sehabis makan, kita pun segera menuju keberangkatan domestik, cek in untuk penerbangan selanjutnya ke Langkawi. Sekitar pukul 1 siang waktu malaysia, kita pun berangkat menuju Langkawi dengan durasi kira-kira 1 jam perjalanan. aah, sudah gak sabar pengen cepat sampai di Langkawi!Setelah sejam di udara, pesawat pun siap-siap mendarat. Dari jendela sudah mulai terlihat lautan dan pulau-pulau kecil disekitar langkawi. Akhirnyaaa!!
![]() |
| Tiba di Langkawi International Airport (LGK) |
Welcome To Langkawi!!!!
Akhirnya sampai juga di Langkawi International Airport (LGK). Bandara dengan atap tradisional setempat, tetapi untuk bagian dalam nya lebih modern. Cukup rapi dan nyaman. Didalam bandara langsung disuguhi dengan jejeran stand travel dan car rent. Karena di Langkawi memang tidak ada kenderaan umum selain taxi, jadi kami memutuskan untuk sewa mobil saja, daripada sewa motor, lebih menguntungkan sewa mobil karena harganya tidak jauh beda, dan juga karena pertimbangan barang bawaan jadi sewa mobil saja.
Kami pun iseng bertanya ke stand paling ujung, Car Rental Aris namanya. Awalnya dia menawarkan honda vios dengan harga 150RM/hari, mahaal.. Langsung deh kita mau pindah tanya ke stand lain, akhirnya dia mulai kasi tawaran murah. Setelah tawar menawar akhir nya dia beri harga murah, mobil VIVA dengan harga 120RM (kurs saat itu Rp.3650/RM) sampai kami pulang dari langkawi. Waaaah! langsung DEAL!
Jadi kami sewa mobil mulai dari tanggal 12 Mei siang dan dikembalikan lagi tanggal 14 Mei malam sebelum pesawat boarding.Lumayan hemat lah, jadi tidak perlu lagi biaya taksi dari bandara menuju hotel. Syarat penyewaan hanya perlu SIM A (SIM indonesia berlaku disini) dan deposit 50RM sebagai jaminan.
Kita tinggal tunggu mobilnya diantar ke area drop off bandara, tapi sebelumnya jangan lupa ambil tourism map langkawi dulu, biar jangan kesasar, hehe.
Mobil nya pun tiba, dan wah si putih mungil, sepertinya pas untuk kita berempat, bagasi nya juga masih muat lah untuk barang-barang kita. Cukup puas lah :D
Agak diluar rencana sih, awalnya mau sewa mobil untuk hari terakhir saja untuk penghematan budget, tapi ternyata dapat harga murah untuk 3 hari :D
Keluar dari area bandara kita pun langsung cari pom bensin, agak sedikit kesusahan sih awalnya, akhirnya tanya sama warga setempat saja.
Awalnya kami isi bensin seharga 20RM saja. Kebetulan mungkin mobilnya irit, dihari terakhir kami hanya isi 10RM lagi, sampai pengembalian mobil masih sisa 1 bar lagi. Cukup isi bensin 30RM saja sudah bisa puas keliling pulau selama 3 hari. Pada saat itu harga bensin disana 1,9RM/liter nya atau sekitar Rp.6935/ liter nya, ya lebih murah daripada di indonesia.
Selesai isi bensin, kami pun menuju hotel yang sudah di booking dari medan. Hotel De Baron Resort di daerah Kuah Town (ibukota Langkawi), lumayan jauh jaraknya dari bandara. Hanya dengan modal GPS handphone dan tourism map dari bandara sudah cukup untuk menjelajahi pulau Langkawi, karena jalanan disini gampang diingat dan gak rumit.
Sampai di Kuah Town, kota nya sangat rapi tertib, tertata, dan modern. Banyak bangunan hotel berlantai tinggi dimana mana.
Dan akhirnya ketemu juga De Baron Resort. Posisinya strategis, dekat dengan komplek shopping center dan hotel nya langsung berhadapan ke arah laut, dengan pemandangan kapal yacht yang berkeliaran disekitarnya, best lah!
Awalnya kamar yang kami booking kamar dengan 2 double bed. tapi rupanya kami diberi kamar yang lumayan besar dengan 3 double bed, waah bisa nampung satu keluarga nih, haha.. tapi sayangnya no breakfast.
Setelah selesai istirahat dan beres-beres, kami pun mulai menjelajah. Tujuan pertama menuju Jetty Point yang tidak jauh dari hotel, untuk cari tiket snorkling untuk besok pagi.
Sepanjang perjalanan banyak bejejer toko-toko duty free atau bebas cukai, pulau Langkawi ini memang terkenal juga dengan pulau bebas cukai dan banyak toko-toko yang menjual barang-barang impor dengan harga murah, seperti coklat, parfum, dan yang paling di cari emak2 yaitu barang pecah belah dan peralatan dapur. Jangan lupa juga singgah di toko Al-Ikhsan kalau mau cari sport wear (kalo di indonesia mungkin seperti Sport Station), beberapa sih ada yang murah-murah, tapi banyak juga yang tetap mahal, ya pandai-pandai membeli dan bisa bandingin harga di indonesia aja, hehe..
Sampai di Jetty Point Complex, area jetty point ini sangat luas ternyata, didalam ada pusat perbelanjaan, foodcourt, dan pelabuhan pusat semua kapal yang datang maupun pergi menuju daratan malaysia ataupun menuju thailand. Pantas saja disini sangat ramai. Sebelum cari tiket untuk snorkling besok, kami makan dulu di area foodcourt nya, lumayan enak juga makanannya.
![]() |
| View tepat didepan area foodcout menghadap laut |
![]() |
| Pelabuhan pusat lalu lalang kapal yang keluar dan masuk pulau Langkawi |

Di Area ini banyak berjejer travel yang menawarkan paket snorkling, island hopping, mangrove tour, dan lainnya. Karena waktu yang pas pasan, jadi kami sepakat cari paket untuk snorkling full day ke pulau payar saja. Setelah bertanya ke beberapa travel rata-rata memberikan harga yang sama yaitu 130RM/org, lumayan mahal dan over budget yang direncanakan. Akhirnya ada juga yang kasih diskon, 120RM/org, yaa walaupun agak mahal akhirnya kami ambil saja karena kebetulan sudah sore dan batas pembelian hanya sampai jam 6 sore. Untuk Island Hopping Half day harganya jauh lebih murah 35RM saja, bakal diajak keliling ke pulau-pulau sekitar pulau utama langkawi, dan dibawa ke danau pulau dayang bunting, tapi sayang gak ada spot untuk snorkling nya. Jadi nya kami ambil paket snorkling ke pulau payar saja.
Tiket snorkling besok pagi sudah ditangan, tiket sudah termasuk biaya jemput dan antar dari hotel ke jetty point, ferry ke pulau payar, alat snorkling dan pelampung, dan makan siang.Tujuan selanjutnya yaitu Dataran Lang, hanya jarak beberapa meter dari jetty point. Disepanjang jalan banyak spot rekreasi di komplek jetty ini.

Sampai juga di Dataran Lang atau Eagle Square, tempat patung Elang raksasa sebagai ikonnya pulau Langkawi. Disini juga ada balon helium yang bisa kita naiki untuk melihat pemandangan kota Kuah dari udara.

Ini dia elang ikonnya kota Langkawi. Belum sah rasanya ke Langkawi tanpa berfoto dengan si elang ini. Dan ternyata ramai sekali orang yang ngantre pengen foto disini.
![]() |
| yeah let's take a selfiee :D |
![]() |
| saking senang nya sampe juga di langkawi :D |
![]() |
| Hari pun mulai gelap, gerumunan orang-orang yg berrfoto pun mulai sepi. Disini pun kami habiskan waktu sampai matahari terbenam. |
Kawasan cenang walk, banyak toko-toko suvenir, restoran, dan hotel.
Ternyata ada mall juga disini, Cenang Mall namanya, kami pun coba iseng masuk kedalam. Semua toko pun mengembel embelkan duty free, walaupun memang tidak semuanya yang murah sih. Didalam mall ini banyak juga menjual coklat-coklat impor dari berbagai negara. Tetapi kalau dibandingkan saya rasa sih masih lebih murah belanja di shopping center yang di Kuah Town, mungkin karena biaya sewa untuk pihak mall kali ya makanya agak mahal.
![]() |
| Coklat-coklat impor di Cenang Mall |
Setelah puas kelilling, waktunya cari makan. Kami pun coba makan di Tomato Nasi Kandar, yang letaknya sebelum masuk area cenang. Rasa nya sih kurang kalo menurut ku, nasi nya dingin, dan harganya agak mahal untuk nasi kandar, tapi mungkin karena sudah lapar berat ya tetap abis tak bersisa juga makanannya, hahaha.
Setelah kenyang, hari uda makin larut, kami pun pulang ke hotel untuk istirahat. Karena besok butuh stamina yang fit untuk snorkling besok. Let's take a rest.. (tapi sebelum tidur wajib upload foto-foto ke instagram dulu ya,hehe..)
(continued..)





















