Trip Liburan Mei Day 2: Jalan-Jalan ke Langkawi (part 2)

 Day 2

Pagi ini semua sudah siap siap untuk berangkat ke Pulau Payar, kamera, pakaian ganti, handuk, dan perlengkapan lainnya sudah ready, jangan lupa oles sunblock biar gak itam,hehe. Berhubung tidak ada paket sarapan di hotel, jadi kami pun beli nasi kandar (nasi gurih/nasi lemak kalau di indonesia) di  kedai dekat hotel, nasi yang ini lebih enak daripada nasi yang tadi malam, nasi panas panas dibtabur abon rendang yang sengaja di bawa dari medan :9


Pukul 8.30 pagi, sudah selesai sarapan, perlengkapan sudah ready, masih ada waktu sebelum dijemput travel nya pukul 9.00 pagi. Sambil menunggu kami pun ke area deck hotel yang langsung berbatasan dengan laut. Waah pemandangan nya bagus, air laut yang tenang dengan pemandangan kapal yang berlalu lalang. Salah satu nilai plus untuk hotel ini.

Besantai sejenak sambil sesekali take a selfie, hehe


Tepat pukul 9 pagi, kami pun menunggu didepan hotel. Pihak travel pun datang menjemput dengan mobil van nya, kami pun diantarkan ke Jetty Point
Sampai di Jetty Point, kami pun di bawa menuju kapal ferry


Ternyata kapal fery nya full ac, yaa agak kedinginan didalam, apalagi pas jalan pulang dengan kondisi baju celana basah.
Perjalanan ke Pulau Payar sekitar 1 jam, lumayan jauh ternyata, pantas harga paketnya juga mahal ya.







Sekitar pukul 10.30 akhirnya sampai juga di Pulau Payar dan wah langsung semangat mau nyemplung ke air

Kami pun dibagikan pelampung dan perlengkapan snorkling. Guide nya juga menjelaskan dan memberikan pengarahan singkat.

Untuk keamanan barang, mereka menawarkan loker atau lebih tepatnya sih semacam kontainer untuk menyimpan barang kita, pihak travel akan menjaganya. Harga sewa nya agak mahal, 20RM/loker, tapi karena kami berempat jadi bisa patungan, hehehe



Sebelum masuk air, tentunya foto-foto dulu lah

 Air lautnya benar benar bening dan bersih, gak percuma deh bayar mahal. Untuk paket ini kita memang dibebaskan berenang dan menjelajah di pantai ini sampai ada batas laut yang aman dijelajah.

Di area pantai yang dangkal saja sudah banyak ikan-ikan kecil yang siap gigitin kaki kita, agak geli dan buat terkejut sih, kirain digigit hiu hahhaha. memang katanya terkadang ada beberapa baby shark yang mampir kesini, baby sharknya aman kok gak akan gigit kalo gak diganggu, tapi sayangnya kemarin waktu kesini gak ada satupun baby shark yang muncul.


Semakin ke area dalam kita dapat melihat terumbu karang dan lebih banyak ikan-ikan yang berenang, dan tentunya makin sering   kaki kita digigitin, hahaha..

Tepat pukul 12 siang kita semua pun dipanggil untuk makan siang, siap-siap untuk berenang ke tepi pantai. Makan siangnya semacam nasi kotak, dengan lauk ayam goreng, buah dan sepotong kue, sederhana sih tapi karena lapar habis juga dilahap, hehe.


Selesai makan siang, kami kembali berenang ke pantai. Kali ini mau berenang sampai ke ujung batas pantai, disana ada platform terapung.



Sampai di platform, selfie dulu..




Coba-coba berenang tanpa pelampung, memang lebih enak dan bebas bisa snorkling dan nyelam sesuka nya, tapi ya tetap jaga keselamatan masing masing juga ya.

 


Setelah puas berenang dan snorkling, kami pun beres-beres dan mulai mengeringkan badan, karena pukul 15.00 kapal ferry tadi akan datang menjemput kembali untuk pulang ke jetty point. Oya, disini juga ada disediakan toilet untuk buang air kecil atau untuk ganti pakaian, tetapi disini tidak ada fresh water, yang ada hanya air laut. Yah sama aja kalo gitu gak bisa bersih-bersih badan, akhirnya saya tetap pakai pakaian basah dan akhirnya kedinginan di ferry karena ac nya, hehe..



Waktunya pulang kembali ke jetty point, sejam perjalanan semua pada tidur karena capek.



Sampai di Jetty Point kita diantar lagi dengan van ke hotel masing-masing. Sampai di hotel pun langsung mandi dan bersih-besih pakaian yang penuh pasir laut.
Berhubung sore itu masih terang dan cerah, kami pun memutuskan untuk ke pantai cenang menikmati sunset sore.
Sampai di Cenang, agak sedikit bingung cari jalan akses menuju pantainya, karena semua akses tertutup jejeran hotel dan toko.
Akhirnya setelah tanya tanya ketemu juga akses ke pantai, lewat gang kecil antara toko.






Suasana pantai sore itu cukup ramai, banyak yang berjemur dan berenang. Pantai Cenang memang pantai paling ramai dan komersil di Langkawi. Banyak hotel dan toko dan cafe disekitaran pantai ini. Air lautnya juga besih dan warnanya biru kehijauan, dengan hamparan pasir yang putih dan ombak yang tidak terlalu besar. 

Di pantai ini juga banyak pilihan water sport, mulai dari jetski, banana boat, parasailing, dll. Waktu itu salah satu teman mau mencoba parasailing. Disepanjang pantai banyak travel yang menawarkan, mulai dari yang mahal sampai murah, pandai-pandai menawar harga saja. Waktu itu awalnya kami ditawarkan harga 70RM untuk parasailing per orangnya, setelah tawar menawar akhirnya kami diberi harga 40RM/orangnya, ya langsung deal! Sayang nya sore itu terlalu ramai antarian parasailing, sedangkan hari sudah mau malam, yaa akhirnya kami disuruh balik besok pagi saja karena lebih sepi.




Walaupun tidak jadi parasailing sore itu, tapi tetap bisa menikmati sunset di pantai ini.
Setelah itu, kami buru-buru balik ke hotel karena ada sedikit insiden dompet teman yang hilang, kami pun balik ke hotel untuk cek dan ternyata memang ketinggalan di hotel, hehe. Lepas itu kami akhirnya cari makan di kedai dekat hotel saja. 

Setelah itu kami balik ke hotel dan harus packing, karena besok hari terakhir di langkawi dan jadwal jelajah pun dipadatkan besok.

See ya tomorrow!


(continued)