Koh Samui - Menjelajahi Pulau Eksotis di Teluk Thailand (2)
27 -29 Maret 2018
Koh Samui adalah pulau terbesar
yang berada pada gugusan pulau di Teluk Thailand. Dengan fasilitas yang lebih
lengkap layaknya sebuah kota. Banyak terdapat hotel, restoran, rumah sakit,
mall, dan fasilitas lainnya yang biasanya terdapat di kota.
Pulau ini cenderung lebih tenang
dibanding kan pulau-pulau disekitar Phuket. Cocok bagi penyuka ketenangan dan
jauh dari hiruk pikuk pesta.
Sekilas pulau ini mirip dengan
pantai di daerah Belitung, dengan tipikal pantai dengan batu-batuan besar dan
air laut yang biru dan jernih.
HOW TO GET THERE
Cara menuju Koh samui bisa
dilihat lebih lengkap pada artikel sebelumnya disini.
Pada kesempatan ini saya
mengunjungi Koh Samui dari Koh Tao dengan ferry Lomprayah dengan durasi 2 jam
dengan harga sekitar 200rban rupiah. Sebenarnya ada beberapa perusahaan ferry
yang lebih murah, tetapi saya memilih Lomprayah karena memiliki reputasi lebih
baik dan dengan kapal ferry yang lebih kecil dan cepat sampai di tujuan. Jika
dengan ferry lain yang lebih murah bisa ditempuh hingga 3 jam.
| Rute menuju Koh Samui |
WHERE TO STAY
Daerah yang paling populer untuk
menginap adalah daerah sisi timur dan utara pulau. Paling terkenal dan paling
ramai adalah daerah Chaweng. Selain itu bisa pilih daerah Lamai di timur,
Bophut dan Maenam di Utara.
Sementara untuk daerah barat dan
selatan kebanyakan hanya resrt mewah dan derahnya cenderung sepi.
Karena pulau Samui ini cukup
besar, saya memutuskan untuk mengambil 2 lokasi untuk menginap, yaitu Samui
Hostel di Chaweng dan Enjoy Beach Hotel di bophut. Dengan maksud di rencana
awal adalah agar ketika menginap di Chaweng saya bisa eksplor koh samui bagian
selatan, dan ketika menginap di Bophut saya bisa lebih dekat explore daerah
utara. Walaupunn pada akhirnya rencana tersebut gatot, hehe..
Samui Hostel di Chaweng, walaupun
hostel tapi kami tetap ambil kamar private dengan 3 bed, harganya termasuk
murah sekitaran 300rban dpt 3 bed. Tapi pelayanan kurang dan kamar seadanya
saja. Kelebihannya adalah dekat ke pusat keramaian di Chaweng dan dekat ke
Chaweng Beach. Disepanjang jalanan Chaweng ini ramai banyak terdapat toko dan
restoran.
Enjoy Beach Hotel di daerah Bophut
di utara. Berada di kawasan Fisherman Village. Hotelnya langsung menghadap
pantai Bophut. Kawasannya lebih tenang dan nyaman menurut saya.
![]() |
| Kamar di Enjoy Beach Hoel menghadap langsung ke laut |
| Kamar di Enjoy Beach Hotel |
HOW TO GO AROUND
Transportasi umum disini selain
taxi (sejenis minivan dengan interior bling bling) ada juga terdapat sejenis
angkot yang lalu Lalang disekitaran chaweng, tapi kita gak berani naik karena
tidak tau arah dan rutenya.
![]() |
| Taxi di Samui |
Cara paling gampang dan murah
adalah sewa motor. Saat menginap di chaweng kami tidak menemukan rental motor yang
aman dan tidak menahan paspor kita. Jadi kita hanya menghabiskan waktu dengan
berjalan kaki di daerah chaweng.
Ketika menginap di Enjoy Beach
Hotel di Bophut, kami dibantu carikan motor oleh pemilik hotel. Kami diberikan
motor sdengan harga hanya 250 baht per motor sehari TANPA syarat apapun, hanya
tinggal isi formulir saja. Kata si pemilik hotel dia percaya dengan kita karena
kita sudah meninap di hotel nya.
![]() |
| Formulir penyewaan motor |
Jalanan di Koh samui bagus dan
lancar, jarang ada macet. Hanya di daerah Chaweng saja yang agak padat.
Hati-hati ada beberapa polisi yang razia dibeberapa tempat, yang penting pakai
helm lengkap saja gak akan di stop kok.
Walapun pulau terbesar disini,
tapi untuk mengelilingi pulau ini tidak sulit. Dengan waktu seharian dari pagi
hingga magrib kami berhasil mengelilingi pesisir pulau ini dengan motor mulai
dari utara, timur, selatan, barat, dan kemudian kembali lagi ke utara.
Untuk cuaca saya rasa cukup sejuk
di Koh samui pada saat bulan Maret itu. Seharian naik motor saya tidak merasa
terbakar dan masih nyaman padahal tidak pakai jaket. Tidak seperti naik motor
di Medan, sebentar saja sudah kepanasan.
WHERE TO GO
CHAWENG BEACH
Chaweng beach adalah pantai yang
paling populer di koh samui. Tiba di Koh Samui sudah sore, maksudnya ingin ke
chaweng beach dulu tapi sudah keburu gelap, jadinya kunjungan ke chaweng beach
gagal total. Akhirnya malam hari kami hanya berjalan-jalan di sepanjang jalan
chaweng.
Jalanan di chaweng ramai kalau
malam, banyak toko, café, restoran dan night market di sepanjang jalan ini.
Disepanjang jalan banyak juga terdapat jajanan kaki lima mulai dari yang halal
sampai non halal.
Tetapi keramaian di chaweng ini
tidak lama, sekitaran pukul 10 malam
sudah mulai sepi dan banyak toko yang tutup, jadi tidak usah berharap banyak
hiburan malam hingga larut disini.
CENTRAL FESTIVAL KOH SAMUI
Masih daerah chaweng, central festival
adalah mall terbesar di koh samui. Konsep mall nya unik, dengan konsep semi
outdoor dan lebih seperti taman dengan banyak toko-toko. Jangan salah, meskipun
di kota kecil tapi mall ini banyak terdapat toko-toko branded seperti Uniqlo,
H&M, Nike, Adidas, dan toko branded lainnya. Mall ini cukup nyaman dan
lebih menyatu dengan lingkungan sekitar. Di halaman parkiran nya juga terdapat
semacam night market dengan beberapa pedagang jajanan dan souvenir. Setelah
lcapek berkeliling, istirahat dulu sambil nongkrong dan ngopi sejenak di
starbucks.
![]() |
| Central Festival Koh Samui |
FISHERMAN’S VILLAGE & BOPHUT BEACH
Kebetulan hotel hari kedua
terletak didaerah ini, jadi pasti melewati daerah ini. Sebenarnya tidak ada
yang istimewa dengan tempat ini. Hanya sekedar gang dengan beberapa toko dan
café.
Daerah ini langsung menghadpa ke pantai Bophut.
| Bophut Beach |
LAD KOH VIEWPOINT
Berada di sisi barat koh samui.
Dari Chaweng tinggal menuju arah selatan. Tempat ini tepat berada di pinggir
jalan dan sangat gampang untuk dijangkau.
Lad Koh ini adalah point untuk
memandang pesisir laut koh samui yang cantic. Laut dengan warna hijau tosca nya
yang cantik.
Pada saat itu ada razia sepeda motor oleh polisi di dekat lad koh
ini, tapi kita sih cuek saja yang penting pakai helm lengkap agar tidak di stop
polisi.
CRYSTAL BAY
Tidak jauh dari Lad Koh
Viewpoint, ada pantai indah yaitu Crystal Bay. Pantai ini sebenarnya sudah
tertutup akses nya oleh resort dan hotel yang berdiri di sepanjang pantai. Tapi
jangan khawattir, pilih saja salah saatu hotel/ resort yang ada, parkirkan
motor di sana, kemudian masuk saja dengan cuek ke dalam untuk menuju ke pantai,
gak masalah kok tidak aka nada yang melarang.
Crystal Bay ini pantai nya cuku
bagus dan bersih. Banyak bule berjemur dan berenang kareena pantai ini
cenderung tenang dan aman untuk berenang.
![]() |
| Crystal Bay |
LAMAI BEACH
Dari Crystal Bay terus saja
menuju ke selatan. Daerah Lamai Beach ini juga hampir sama seperti Chaweng,
ramai dengan toko souvenir, restoran, cafe dan hotel. Akses menuju pantai juga
sudah tertutup hotel dan resort. Jadi tinggal parkirkan motor saja di salah
satu resort dan masuk kedalam untuk menuju pantai. Lamai Beach ini cenderung
lebih riak dengan ombak yang agak besar.
![]() |
| Lamai Beach |
HIN TA HIN YAI (GRANDPA &
GRANDMA ROCKS)
Masih di kawasan Lamai Beach, Hin
Ta Hin Yai ini adalah tujuan utama wisata di Koh Samui yang terkenal. Artinya
Batu Kakek dan Nenek. Merupakan legenda masyarakat setempat yang bercerita
tentang kakek dan nenek yang saling mencintai namun terpisah di pantai ini.
Simbol khas di tempat ini adalah Hin
Ta/Granpa Rocks yaitu batu menonjol yang melambangkan alat kelamin pria dan Hin
Yai/Grandma Rock yaitu celah di batu yang melambangkan alat kelamin wanita.
Pada saat itu saya hanya
menemukan batu kakek, sementara tidak berhasail menemukan batu nenek.
![]() |
| Hin Ta Hin Yai |
LIPA NOI BEACH
Sehabis dari Lamai hari sudah
semakin sore, saatnya mencari spot sunset di barat. Perjalanan dari Lamai naik
motor cukup jauh, harus menyusuri daerah selatan. Tapi jangan khawatir karena kita akan disuguhi dengan pemandangan
pantai dan alam yang masih asri dan sejuk.
Tiba di Lipa Noi momennya pas
sedang golden momen. Pemandangan sunset yang indah, gak sia-sia perjalanan jauh
kemari.
![]() |
| Spot Sunset di Lipa Noi Beach |
Hari ini ditutup dengan sunset
yang menawan. Hari mulai gelap waktu nya kembali ke Bophut untuk istirahat dan
mandi.
CHOENG MON BEACH
Rencana mau cari spot sunrise di
pantai ini. Pagi-pagi naik motor dari Bophut ke area ini yang berada di timur
laut pulau. Sampai di lokasi seperti nya sunrise kali ini gagal. Matahari nya
ketutup awan, sepertinya pagi itu agak mendung. Sampai matahari naik, hanya
sembunyi saja malu-malu dibalik awan.
![]() |
| Sunrise gagal karena mendung ketutupan awan |
WAT PLAI LAEM
Sehabis gagal sunrise dari Choeng
Mon, mau balik ke hotel tapi singgah dulu di kuil ini. Masuk ke kuil ini
sebenarnya salah masuk, awalnya kami kira kuil ini adalah kuil dengan patung
buddha besar yang menghadap laut, ternyata bukan. Karena masih pagi tidak ada
pengunjung dan ternyata banyak anjing penjaga jadi yaa kita kabur aja.
BIG BUDDHA TEMPLE
Nah ini dia yang benar. Kuil ini
berada di tengah laut, seperti daerah reklamasi gitu. Terdapat patung Buddha
raksasa di puncak kuil ini. Dari puncak kita bisa melihat sepanjang pesisir
pantai utara samui.
KOH ANG THONG MARINE PARK
Nah, ini adalah destinasi gagal
kami. Rencana ingin ikut island hoping tour ke Koh Ang Thong. Tapi berhubung
waktu yang sudah mepet dan keuangan yang sudah sangat menipis akhirnya
dibatalkan saja. Untuk tour ke pulau ini lumayan mahal sekitar 2000an baht per
orang. Lihat dari google sih sebenarnya keren pulau ini mirip dengan raja
ampat. Tapi mau gimana lagi waktu dan kondisi dompet tidak mendukung.
WHERE TO EAT
Untuk urusan mencari makanan
halal di Koh Samui tidak perlu khawatir, ada banyak! Tinggal googling saja akan
banyak muncul pilihan restoran halal. Paling banyak ditemui di daerah Chaweng.
Pada saat itu kami mencoba
beberapa restoran halal di Koh Samui, seperti:
1. Lake
View Halal Food
Restoran ini
letaknya menghadap danau chaweng, tapi saat itu suasana di danau agak mencekam
dan gelap dengan lampu taman yang minim. Lokasinya tepat berada di belakang
Mall Central Festival. Saat itu hanya kami pengunjung, sang pemilik mengucapkan
assalamualaikum. Awalnya dia pikir kami dari Malaysia.
Seperti biasa
pesanan wajib adalah tom yum dan pad thai sisanya kami pesan tambahan seperti
tur dadar dan lain-lain. Karena berhubung sudah sangat lapar jadi ya enak-enak
saja, lahap semua.
Yang disayangkan
sebenarnya lokasi restoran ini yang kurang mendukung, makanan halal tapi
tetangganya semua bar plus-plus dan banyak cewek penjaja massage.
2. Ihsan
Muslim Restaurant
Hari berikutnya
kami makan di Ihsan Muslim restaurant di daerah pantai Chaweng. Restorannya
sederhana hanya seperti rumah berdinding kayu, jauh dari kesan mewah sih. Yang
punya resto orang thai campur melayu sepertinya, mereka bisa berbahasa melayu.
Seperti biasa
pesan nya tetap tom yum dan pad thai. Untuk rasa sih standar, masih lebih enak
yang di lake view.
3. Far
East Halal Food
Restoran ini
letaknya tidak jauh dari Central Festival. Menu disi lebih banyak ragamnya
mulai dari thai food, eastern food, hingga western. Tapi kami hanya membeli
makanan untuk di bungkus saja, untuk sarapan besok pagi.
4. KFC
Central Festival & KFC Lamai
Alternatif lain
makanan halal adalah mengunjungi KFC. Hampir semua karyawan KFC di samui ini
memakai hijab, jadi insya allah mudah-mudahan aman. KFC di sini lumyan murah
dan bisa skalian menghemat juga. Terkadang kami juga bungkus untuk bawa pulang
untuk makanan di hotel nanti.
Selain restoran diatas, juga masih banyak pilihan restoran
lain tinggal di googling saja. Jajajan kaki lima juga banyak yang halal di
sepanjang jalanan chaweng, seperti banana pancake atau pun martabak, tinggal
lihat saja di stalling mereka ada keterangan muslim dan halal food.
LEAVING THE ISLANDS
2 hari 2 malam di Koh Samui sudah
cukup puas. Menjelajahi sekeliling pulau naik motor. Waktu nya kembali ke
daratan. Tujuan selanjutnya adalah Suratthani tepatnya Chaew Lan Lake di daerah
Khao Sok National Park. Kami membeli tiket ferry Lomprayah Koh Samui-Khao Sok
di agent travel dekat hotel seharga 800 baht termasuk free taxi menjemput dari
hotel ke pelabuhan.
Pelabuhan keberangkatan Lomprayah
berada di Nathon Pier di daerah barat. Sedikit shock ketika melihat harga di
loket ternyata harga Koh Samui-Khao Sok hanya 550 baht, apes dah..
Setelah lapor dan diberi stiker
warna sesuai tujuan, kami menunggu sambil melihat laut. Kami merasa heran
kapalnya kenapa tidak berangkat juga, ternyata kami sudah ketinggalan kapal.
Drama lagi.. Kata petugas sih dia sudah memanggil tapi sepertinya kami tidak
ada mendengar. Cukup alot kami berdebat, akhir nya petugas mengalah dan akan
memindahkan kami ke kebarangkatan berikutnya dengan fast ferry (lebih cepat
daripada ferry yg ketinggalan tadi) dengan tambahan 100 baht per orang, mau
tidak mau kami ambil kesempatan itu, apes lagi dah. Tidak mau terulang kembali
kami pun tidak mau pegi jauh-jauh dari loket tiket, takut ketinggalan lagi.
Akhirnya kapal pun tiba dan kami naik takut ketinggalan lagi, kali ini kami
pilih seat indoor agar bisa istirahat dan tidur.
Selamat tinggal Koh Samui!


























