WORK TRIP - SEKALI DAYUNG 3 PULAU TERLEWATI (BATAM – BINTAN – SINGAPORE)
Trip ini sebenarnya tidak ada
terencana sama sekali. Awalnya hanya dinas luar kota dari kantor ke Batam 4
hari dari senin sampai kamis.
Di Batam nya sendiri sebenarnya
tidak ada eksplor sama sekali, full hanya bekerja, hanya jalan dari hotel ke
lokasi acara.
Karena hasil kerja keras tiada
henti selama beberapa hari pertama, acara yang harusnya 4 hari, bisa kami
selesaikan selama 3 hari saja, jadi ada waktu kosong pada hari kamis dan jumat.
Nah dari situlah ada rencana
jalan-jalan bersama teman kantor, itung-itung sebagai hadiah hasil kerja keras
selama ini, hehe.
Rencana awal sebenarnya mau
nyebrang ke Singapore, tapi berhubung banyak yang tidak punya paspor jadi nya
cari alternative lain, sepakatlah akhirnya ke pulau Bintan saja.
![]() |
| Kerjaan sudah kelar, waktu nya jalan-jallan |
BINTAN
Kamis, 9 November 2017
Berangkat pagi-pagi dari Batam,
diantar oleh driver si bos menuju Pelabuhan di daerah timur pulau Batam dekat
bandara Hang Nadim.
Dari Pelabuhan kami beli tiket
menuju Bintan. Ada 2 tujuan, Tanjung Uban dan Tanjung Pinang. Tergantung tujuan
kita masing-masing. Jika ingin eksplor Ibukota Binta Tanjung Pinang dan
menjelajah Bintan selatan, maka pilihlah tujuan Pelabuhan Tanjung Pinang.
Karena tujuan kami adalah Pantai Lagoi dan Treasure Bay yang ada di Bintan
Utara, maka kami pilih Tanjung Uban.
Harga tiket Batam-Tjg Uban PP
sekitar 100ribu saja dengan speedboat dengan durasi hanya 1 menit. Ada opsi
lebih murah dengan kapal yang lebih besar, tapi bisa makan waktu sampai 45
menit.
PELABUHAN TANJUNG UBAN
Tiba di Pulau Bintan pas hanya 15
menit saja. Di pelabuhan kita tinggal tanya saja dimana bisa sewa mobil untuk
kenderaan kita. Waktu itu kita dapat mobil Avanza matic lepas kunci, harganya
standar sekitaran 300 ribuan saja seharian.
Area Bintan utara ini sudah
dikelola oleh swasta dan sering disebut Bintan Resort, jadi di area ini banyak
terdapat resort-resort mewah dan mahal. Bintan utara ini terbilang sepi dan
minim fasilitas umum seperti restoran dan minimarket, tapi untuk infrastruktur
jalanan sangat bagus didaerah ini, mungkin karena dikelola swasta.
LAGOI BAY
Bermodal Google Maps kami menuju
Pantai Lagoi Bay. Lagoi Bay ini juga terdapat resort mewah dan ada seperti mall
outdoor di sepanjang resort nya. Tapi entah kenapa mungkin pada saat kami
datang bukan hari libur jadi sangat sepi, hanya ada kami saja di lokasi
tersebut. Untuk pantai nya sendiri sih biasa saja menurut saya.
TREASURE BAY BINTAN
Masih dikawasan Bintan Resort, cukup ikuti saja gps map dan akan sampai di Treasure Bay Bintan. Resort yang sangat terkenal dengan kolam buatan raksasa yang menyerupai lautan, sampai-sampai air nya juga berasa asin.
Masih dikawasan Bintan Resort, cukup ikuti saja gps map dan akan sampai di Treasure Bay Bintan. Resort yang sangat terkenal dengan kolam buatan raksasa yang menyerupai lautan, sampai-sampai air nya juga berasa asin.
Untuk masuk ke resort ini cukup
membayar 100rb per orang sudah dapat berenang sepuasnya, tapi jika ingin
mencoba wahana yang adad harus bayar lagi dan memeli voucher nya.
Dan kolamnya WOW! Seperti laut
asli dengan warna nya yang biru dan bening. Dan pada saat itu tidak ada orang
yang berkunjung, hanya kami saja, berasa pantai pribadi!
Karena berhubung awal rencana
tidak ada rencana mandi dan asah-basahan, jadi kami tidak ada mempersiapkan
baju ganti. Tapi sayang sekali sudah disini tapi tidak mencoba pantai nya, jadi
ya akhirnya harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli celana renang dan baju
ganti di toko souvenir yang ada didepan (untung baru gajian). Now we are ready
to the beach!
Harga untuk mencoba wahana disini
mahal-mahal, akhirnya kami hanya membeli paket (saya lupa namanya) sebut saja
seluncuran, dengan harga 80rb kita bisa sepuasnya meluncur dari ketinggian.
Hanya paket ini yang menguntngkan menurut kami, sementara yang lainnya hampir
semua permainan punya batasan waktu dan harga nya mahal-mahal.
Di bagian ujung juga terdapat
penginapan dengan bentuk seperti tenda, tapi sepertinya harga nya super mahal.
Untuk masalah makanan agak susah.
Resort di Bintan ini semua terletak di daerah terpencil dan dikelilingi hutan,
jadi ya mau tidak mau harus membeli makanan di resort yang notabene pasti
sangat mahal. Jadi yaa harus sedia kantong lebih.
Setelah puas bermain air,
waktunya pulang karena berhubung hari sudah sore. Kami kembali menuju pelabuhan
Tanjung Uban untuk kembali ke Batam dan mengembalikan mobil rental. Sepanjang
jalan diguyur hujan badai yang sangat lebat.
Sampai di pelabuhan juga masih
hujan deras, gimana ya balik ke batam naik speedboat hujan begini, sempat
was-was juga.
Speedboat menuju batam sudah
tiba, walaupun hari masih mendung dan sedikit hujan tapi speedboat tetap jalan.
Perbanyak doa saja deh. Sepanjang jalan hanya terlihat putih kabut akibat hujan
dan sesekali diterpa ombak besar. Alhamdulilah sampai jga dengan selamat di
Batam.
Sesampai di Batam kita kembali
djemput driver dan dibawa berkeliling mencari oleh-oleh. Malam nya kami kami
hanya belanjaj di sekitaran Nagoya.
SINGAPORE
Jumat, 10 November 2017
Teman-teman yang lain rencana
akan pulang ke Medan hari ini. Sementara saya dan seorang teman rencana ingin
extend hari lagi ke Singapore sampai hari minggu, mumpung weekend. Setelah
teman kami balik ke airport, kami pun check out dari hotel. Karena barang
bawaan kami banyak sekali (printer, berkas 1 koper, koper pakaian kotor
seminggu lalu, kotak oleh-oleh batam) jadi kami titip saja di Hotel sebelum
check out dan tentu saja boleh-boleh saja. Jadi kami ke Singapore hanya membawa
masing-masing 1 backpack saja, lega rasanya meningggalkan barang bawaan
tersebut.
Akhirnya ke Singapore lagi
padahal bulan agustus lalu baru dari Singapore juga. Gak ada bosen nya
berkunjung ke Singapore, karena masih banyak bucket list yang belum kesampaian
waktu ke SG dulu.
Kali ini kami menuju SG melalui
jalur laut yaitu dengan ferry. Kami berangkat dari Batam Center, banyak armada
ferry yang tersedia, tinggal pilih waktu dan harga yang cocok. Oya jangan lupa
perhatikan lokasi pelabuhan di SG, saya sendiri memilih pelabuhan Harbourfront
agar tidak terlalu jauh dari pusat kota. Waktu itu kita ambil harga tiket
termurah dari Majestic Ferry yaitu sekitar 360 ribu pulang -pergi, dengan jam
keberangkatan yang bebas dan tanggal kembali juga bebas. Tiket yang ditawarkan
kebanyakan adalah pulang pergi, jarang ada tiket yang hanya sekali pergi saja,
kalaupun ada kemungkinan harganya akan mahal, seperti waktu beberapa tahun lalu
saya pernah naik ferry dari SG menuju batam one way dengan harga 250 rb cukup mahal
bila dibanding tiket PP dengan harga 360ribu saja.
Kami berangkat sekitar pukul 1
siang, perjalanan sekitar 1 jam. Sesampai di Harbourfront dan melewati proses
imigrasi, kami langsung mencari counter transitlink untuk membeli Singapore
Tourist Pass (STP) untuk 3 hari seharga $20.
Trip SG ini tanpa persiapan
apapun dan tanpa itinerary yang jelas, benar-benar blank! Jadi setelah
mendapatkan STP, kami putuskan ke Changi dulu untuk membeli kartu SIM yang
sudah saya book dari traveloka karena harganya lebih murah daripada beli
langsung.
Rencana mau sekalian melihat
terminal 4 Changi yang baru dibuka, tapi ternyata belum ada train menuju kesana
jadi harus naik bus transfer dari terminal 2 yang antiran nya panjaaaaang
sekali, yaudalah gak jadi aja.
Dari Changi kami menuju hostel
yang sudah saya book dari traveloka. Checkers Backpacker Hostel di daerah
Little India. Perasaan sudah tidak enak waktu di Lobby, suasana yang agak gelap
dan beberapa bapak-bapak India yang duduk di Lobby. Ternyata kamar saya dan teman
saya pisah, wah mulai gak iya ini. Pas masuk ke kamar, wadauuh! Kamar
gelap-gelap gimana gitu dan terus isinya bapak-bapak India semua, aroma gak
karuan, saya dapat tempat tidur diatas dan tidak ada stop kontak diatas,
aarggggh! Akhirnya saya putuskan untuk keluar dari hostel itu padahal sudah
book untuk 2 malam.
Saya putuskan untuk kembali ke
Footprints Backpacker Hostel yang sudah jelas kondisinya waktu agustus lalu
saya pernah disana. Jaraknya hanya beberapa gang saja dari Checkers dan
walaupun lokasinya di Little India tapi Hostel bersih terang dan penghuni nya
memang backpacker dari luar semua. Saya langsung book untuk hari itu juga
seharga 160rb permalam. Yang penting bisa tidur dengan nyaman dadn aman.
Setelah dapat kamar, istirahat
dulu sambil mencari inspirasi mau kemana. Rupanya kebablasan tidur dan keluar
kesorean, hehe..
LASER SHOW MARINA BAY
Mengunjungi Marina Bay Sands di
malam hari, kali ini mau coba dari dari sisi lain, kami turun di stasiun
Downtown dan berjalan kaki menyusuri marina Bay. Pertunjukan laser ada pada jam
19.00 dan 21.00.
Sabtu, 11 November 2017
BENCOOLEN MRT STATION
Salah satu stasiun baru di jalur
downtown line, desain nya bagus dan instagramable.
PEOPLE’S PARK COMPLEX CHINATOWN
Dari Bencoolen menuju stasiun
Chinatown, ambil exit menuju People’s Park Complex. Jalan menuju lantai
tertinggi kemudian lanjutkan naik tangga menuju rooftop. Di rooftop kita akan
disajiakan pemandangan skyline gedung tinggi dengan latar apartemen people’s
park yang instagramable.
PARK ROYAL HOTEL PICKERING STREET
Dari People’s Park tinggal
berjalan kaki menyusuri New Bridge Road.
CLARK QUAY
ALKAFF BRIDGE
Masih dalam kawasan Clark Quay,
tetapi harus berjalan kaki agak jauh menyusuri sungai.
NATIONAL GALLERY SINGAPORE
Tidak jauh dari Clark Quay,
tinggal jalan kaki saja sudah sampai. Kami tidak beli tiket masuk, jadi hanya
berfoto di area luar dan beberapa tempat di bagian dalam.
LIBRARY@ORCHARD
Naik mrt dan turun di stasiun
Somerset, tinggal cari exit menuju 313 somerset dan menuju Orchard Gateaway.
Sebelum tiba di Libray ada Jembatan penghubung yang sangat catchy dengan lampu
yang cantic dimalam hari. Perpustakaan Orchard ini memiliki desain unik dan
modern, betah berlama-lama disini.
GARDEN BY THE BAY
Rencana ingin melihat pertunjukan
supertree groove, tapi ternyata terlambat, pertunjukan selesai pas tiba di
Garden by the bay.
ESPLANADE
Kecewa dari Garden By The Bay,
berjalan menuju Esplanade. Memang rejeki gak kemana tiba di Esplanade sedang
berlangsung Laser Show Marina Bay, akhirnya dua kali sudah menonton laser show
dari dekat dan dari kejauhan juga bagus.
| Laser Show Marina Bay Sands dilihat dari Esplanade |
Dan tak disangka ternyata sedang
ada konser di Esplanade Outdoor Teather, waktu itu ada Teza Sumendra dari
Indonesia. Akhirnya singgah dulu duduk nonton konser dengan latar Marina Bay.
MAKANSUTRA GLUTTON BAY
Tidak jauh dari esplanade ada
foodcourt, makan malam yang sangat terlambat. Makan malam with a view of Marina
Bay. Harga nya sih gak terlalu murah, tapi lumayan lah karena sudah sangat
lapar.
Sudah hampir tengah malam, kami
pun bergegas pulang menuju hostel mengingat operasional mrt akan tutup pada
tengah malam.
Minggu, 12 November 2017
Hari terakhir di Singapore, itin
hari ini hanya ke daerah Chinatown saja. Kemudian menuju Harbourfront untuk
ferry kembali ke Batam.
KEONG SAIK ROADD
Dari mrt Chinatown ambil exit
menuju new bridge road/ eu thong shen rd. Kemudian berjalan ke arah kiri,
sebaiknya gunakan google map agar tidak salah arah. Keong Saik Road ini adalah
komplek ruko tua yang sangat instagramable. Pusat perhatian ada pada Potato
Head Keong Saik yang tepat berada pada persimpangan berbentuk Y dengan view
hotel Oasia di sisi kiri dan Pinacle@Duxton di sisi kanan. Perpaduan antara
heritage dan modern.
PINNACLE@DUXTON
HARBOURFRONT
Waktunya kembali ke Batam, tapi
sebelumnya sempatkan dulu keliling Vivo City dan Harbourfront untuk membeli
beberapa titipan. Untuk oleh-oleh seperti coklat, kita beli di Batam saja
karena jauh lebih murah, toh barangnya juga sama yang dijual.
BATAM
Liburan dadakan di sela waktu
bekerja akhirnya selesai juga, waktu nya ballik ke Medan dengan barang bawaan
yang sangat banyak, hehe..
SEKALI DAYUNG 3 PULAU TERLEWATI.
SEKALI DAYUNG 3 PULAU TERLEWATI.







